Entries Tagged as ‘sajak’

2009/06/18

mengukur langit

BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENJADI TUAN KEPADA DIRINYA, MENJADI PEMANDU NAFSUNYA DAN MENJADI NAKHODA BAHTERA HIDUPNYA
mengukur langit
memasak kaki dibumi
menjunjung langit dunia
menghampar  segenap buana
menunduk hati alpa
memberi isyarat
jangan sekali mendabik dada
mengukur tinggi rendah
langit Tuhan
18 Jun 2009
Nihniy.Ru

2009/06/11

tenanglah hati

dentum sang  guruh
rakus mengigit pundak

kilat menyabung
garang merekah kalbu
hai hati tenanglah
agar kaki tidak sekali

culas dalam melangkah
perjuangan ini masih panjang
menuntut kudrat keringat
mendamba sabar tabah

janganlah hati berpatah arang
kerna janji Tuhanmu
tak pernah menipu
11 Jun 2009

Nizhniy.Ru

2009/05/22

mengertikan diam

Di kala ini
Aku merasakan
Payahnya melangkah tempang
Bila jantung berentak sumbang
Tatkala menyusur denai nyapang

Tak pernah sekali
Tenteram jiwa kecil ini
Direnggot keras oleh kamu
Meninggalkan aku asing
Berpaut  pada yang lurus

Pijar pelupukku
Menyaksi kebutaan
Menyembah nafsu
Menzalimi akal
Menyorakkan batil

Celakalah jiwa
Bila kau gulungkan segalanya
Di sejadah lusuh

Perlu untuk kau ertikan
Diam aku menelan makna
Mengiyakan lemah tipisnya
Lembaran imanku
Mengunci mulut menangisi hati
[...]

2009/03/13

hati tak seindah busana

Kelana ini belum selesai,
Masih aku kembara,
Mencari diri mengenal tuhan,
Jelajah aku mencari teman,
Agar sesat tidak sekali,
Jauh sungguh jalan ini,
Seribu wajah aku kenali,
Seribu hati takkan sekali dapatku selami,
Kadang-kadang aku meronta sendiri,
Mengapa mata bisa tertipu,
Menghakimi manusia pada luarannya,
Indahnya busana,
Bukan gambaran empunya hati.
13 Mac 2006
Nizhniy.Ru

2008/12/09

nilainya aku?

Tak terurai dengan kata
Tak mudah menyusun bicara
Aku manusia tak punya apa
Hanya hati berkonsi rasa
Diri aku kamu nilaikan saja
Aku disini siaga
Mengutip intan dan kaca
Agar teguh perkasa
Menahan ombak segagah dermaga
Melindung hitam si mutiara
Di balik bahtera
Menyembunyi untaian rasa
Kerna Tuhan saja akhirannya
nasuha razali
10/12/08
nizhniy.ru

2008/09/28

terasa jauh

jauh… terasa jauh
dekat tapi jauh
sangka dekat rupanya masih jauh
makin mendekat tp makin menjauh
dulu walau jauh dekatnya terasa
kini jauh jauhnya kian terasa
adat berkawan
bila gembira bulan sama diriba
bila menangis sama sendu hiba
bila ketemu yg baru yg lama dilupa..
tinggal memori peneman luka

2008/09/21

bila kaki menjejak

setiap  kali kaki ini  melangkah
pasti  akan ada  tapak kaki yang  ditinggalkan
kadang-kadang kesannya.. tak mungkin kita lihat
tapi pasti  jejaknya  kaki ini  tetap ada disitu
jangan tersalah dalam melangkah
kerana jejak yang dibuat
akan kekal terkesan di bumi
mengingatkan diri
ada bumi yang dipijak
ada langit yang dijunjung..

2008/05/22

suara dari dinding madrasah

Aku tidak marah kau mencekau dinding madrasah,
Mencungkil atau mengganti langsir lebih berbunga,
Anak-anak memang merindui iklim penuh bermakna,
Tidak juga kubantah kau simini retak lantai rumah,
Memolekkan sekeliling dan mempercantik taman seada,
Anak-anak amat memerlukan kebijaksanaan orang tua,
Tapi, kau merangsang mereka mengenepi rehal,
Mengganti muqaddam dengan kamus barat yang tebal,
Memuja dunia dan mereputkan kesetiaan [...]